×

Pesona Derawan, Tak Cukup Diungkap Dengan Kata-Kata

blog-post-image

Berbicara tentang pesona kepulauan Derawan, seolah tidak bisa tergambarkan dengan hanya sekedar kata-kata. Pun, ketika orang mengibaratkan Derawan sebagai surga tersebunyi di Timur Indonesia mungkin perumpamaan itu tidak terlalu berlebihan.

Mengapa Derawan dewasa ini menjadi maghnet bagi para traveler, hampir setiap hari Derawan di kunjungi wisatawan baik dari wisatawan lokal maupun mancanegara. Mereka datang ingin melihat pesona Derawan secara langsung.

Kepulauan Derawan terletak di Laut Sulawesi, di pesisir Kabupaten Berau, Kalimantan Timur dan menghadap ke mulut muara Sungai Kelai dan dikenal dengan Delta Berau. Kepulauan ini terdiri atas enam gugusan pulau besar, yaitu Pulau Derawan, Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, Pulau Maratua, Pulau Panjang, Pulau Samama, serta beberapa pulau kecil dan gugusan karang.

Beberapa pulau yang terkenal di kepulauan Derawan ini adalah Pulau Derawan, Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban dan Pulau Maratua. Keempat pulau ini merupakan habitat asli dari satwa langka yaitu penyu sisik dan penyu hijau. Kepulauan ini menyimpan kekayaan alam yang sangat indah dan memikat, yaitu meliputi padang lamun, terumbu karang, dan hutan bakau atau hutan mangrove. Selain ekosistem tersebut, kepulauan Derawan juga menjadi habitat asli dari beberapa satwa seperti penyu sisik, penyu hijau, kima, lumba-lumba, ketam kelapa, ikan barakuda, duyung, dan spesies satwa lainnya.

Terdapat banyak daya tarik wisata yang dimiliki Kepulauan Derawan, di antaranya hamparan pasir yang luas, melihat proses bertelur dari penyu, atau menyelam. Tenang saja, Anda tidak perlu khawatir akan kebersihan pantai yang ada di Kepulauan Derawan ini, karena pantainya terjamin masih bersih tanpa ada sampah

Beberapa fasilitas yang dapat Anda dapatkan di Kepulauan Derawan sudah cukup lengkap, di antaranya adalah tempat makan, penginapan yang terdapat di pinggir pantai, bahkan hingga sinyal 3G yang dapat Anda akses selama di sana. Jadi, Anda bisa tetap update tentang kegiatan serta keindahan alam di Kepulauan Derawan. Selain itu, tentu saja terdapat fasilitas untuk menyelam di sini. Kepulauan yang memiliki 31 pulau dan memiliki luas wilayah konservasi laut mencapai 1,27 juta hektar ini bahkan disebut-sebut sebagai salah satu destinasi menyelam terbaik yang ada di dunia

Terumbu karang yang berada di Kepulauan Derawan ini termasuk dalam tipe atol, karang penghalang dan karang tepi. Tipe terumbu karang atol inilah yang kemudian terbentuk menjadi sebuah pulau dan danau air asin. Selain itu, terumbu karang di sini memiliki tutupan dengan rata-rata 17,41% untuk karang keras, dan 27,78% untuk karang hidup. Jika Anda pecinta terumbu karang, Anda wajib untuk mengunjungi beberapa areal utama untuk terumbu karang di Kepulauan Derawan, yaitu Karang Muaras, Karang Besar, Karang Malalungun dan Pulau Panjang.

 

So, bagaimana caranya ketika ingin berkunjung ke pulau Derawan?

Menuju ke pulau Derawan itu bisa ditempuh dari dua arah Via Berau dan Tarakan

Via BERAU

  • Balikpapan – Berau (naik pesawat)
  • Dari Bandara Berau anda harus menuju ke Pelabuhan penyeberangan Tanjung Batu degan menggunakan (Mobil Renta biaya sewa Rp 100 ribu/orang) waktu tempuh sekira 2,5 jam perjalanan darat.
  • Menyebrang dari pelabuhan Tanjung Batu – Derawan (speed boad biaya Rp 100 ribu/orang)

Jalur Berikutnya Via TARAKAN

  • Jakarta – Tarakan (naik pesawat) untuk di ketahui penerbangan dari dan menuju Tarakan itu sangat lancar dan biayanya juga lumayan ringan ketimbang ke Berau. Berikut maskapai yang terbang ke Tarakan (Lion, Sriwijaya, Garuda, Batik dan Susi Air)
  • Tarakan – Derawan. Setelah sampai di Tarakan anda bisa langsung ke pelabuhan SDF untuk menyeberang ke Derawan menggunakan Speed Boad waktu tempuh Tarakan – Derawan sekira 2,5 jam.

Cuman yang jadi kendala speed boad menuju ke Derawan dari Tarakan itu tidak tiap hari, pemberangkatan reguler Tarakan – Derawan itu hanya ada pada Jumat pukul 13.00 Wita, jadi buat anda yang ingin ikut paket open trip ke Derawan Via Tarakan, anda bisa berkunjung ke Tarakan setiap hari Jumat.